Kamis, 28 April 2016

DEVELOPING ENTREPRENURIAL MINDSET

BP4

KULIAH TAMU 3
BUSINESS PRACTICE IV

Dosen   : MOHAMMAD BUKHORI,SE,S AG,MM,DR





SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI & ILMU KOMPUTER
PERGURUAN TINGGI ASIA MALANG
2014

KULIAH TAMU 3
BUSINESS PRACTICE IV

DEVELOPING ENTREPRENURIAL MINDSET
 
NARASUMBER : M.Arief Budiman , Ong Eric Yosua S.E , Tanadi Santoso, MBA

                Pada pertemuan kelima hari ini Kamis, 28 April 2016 perkuliahan Business Practice 4 berupa seminar bertempat di Hall Hotel Kartika Graha yang beralamat di Jalan Agung Suprapto No. 17 Malang. Pada seminar ini telah didatangkan tiga orang pembicara yang luar biasa, yaitu M. Arief Budiman (Chief Executive Officer Petakumpet), Ong Eric Yosua (Entrepreneurship Specialist Motivator), dan Tanadi Santoso (Business Motivational Speaker). Seminar ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa Asia saja, tetapi juga dihadiri oleh masyarakat umum. Seminar ini terdapat dua sesi dengan waktu yang berbeda, yaitu Sesi 1 pada pukul 08.30 – 12.00 dan Sesi 2 pada pukul 13.30 – 17.00. Pada sesi 1 wajib dihadiri oleh mahasiswa semester 4 Perguruan Tinggi Asia, sedangkan sesi 2 wajib dihadiri oleh mahasiswa semester 2 Perguruan Tinggi Asia.
PROFIL PEMATERI:
M. Arief Budiman


Beliau lahir di Yogyakarta, 28 September 1970. Beliau pernah menjalani pendidikan di ISI Yogyakarta. Setelah lulus beliau sempat ditawari kerja dengan gaji Rp. 1.500.00/bulan, namun beliau menolaknya dan memilih menjalankan bisnis bersama teman-temannya, yaitu Petakumpet.
“Kembangkanlah kemampuan setinggi mungkin sehingga Tuhan pun akan berkonsultasi denganmu sebelum menentukan takdirNya untukmu”


Ong Eric Yosua S.E
 
Ong Eric Yosua lahir di Medan, 29 Oktober 1993. Ong Eric Yosua terlahir dari keluarga sederhana. Beliau sempat dipaksa berhenti kuliah karena tidak ada biaya, namun beliau tetap ingin melanjutkan kuliah dengan bekerja keras. Berkat usahanya, akhirnya beliau dapat mengenyam pendidikan entrepreneurship dengan beasiswa di Universitas Ciputra. Di tahun 2008, beliau menjadi Direktur Pemasaran Terasi Tuban Mama Tjin dan mampu meningkatkan penjualan hingga 400% dari total penjualan sebelumnya. Dan saya bisa mendapatkan perusahaan ini sebesar 50% tanpa modal uang. Tahun 2010, pada bulan September beliau mendapatkan gelar S1 dan Bulan November beliau resmi menjadi Dosen di Universitas Ciputra. 
Oktober 2011, beliau mengembangkan usaha dengan bendera CV. Tikosu Internasional. Di perusahaan ini beliau merangkap owner dan direktur utama. Produk terasi beliau telah bisa didapatkan di Malaysia dan Hongkong. Dan pada 2012 beliau memiliki usaha di bidang Kontraktor dengan bendera 3B Contractor.

“Tidak ada yang tidak mungkin selama kita MAU BERUSAHA. Pengetahuan bisa di gali, Keahlian bisa di asah, Entrepreneur datang dengan SATU TEKAD, Penakut pulang dengan SERIBU ALASAN”
3.  

 Tanadi Santoso, MBA


Setelah menyelesaikan pendidikan civil engineering-nya di Taiwan. Tanadi Santoso membuka toko komputer pada tahun 1986 dan sampai saat ini Tanadi Santoso juga masih aktif dalam bisnis  pendidikan S1 di Malang dan Bali, program setara D1 di Malang, Madiun, dan Bali ; Perusahaan web-design, graphic, dan multimedia miliknya pun berjalan sukses di Jakarta dan Surabaya ; Sandler Training ; Gift Shop Pipiland ; Property dan beberapa binis lainnya.
Pengertian Passion
Passion adalah sesuatu yang kita tidak pernah bosan untuk melakukannya. Seseorang yang memiliki passion akan terus menerus memikirkan, built-in dalam dirinya, untuk mewujudkan sesuatu, dan ia tidak pernah akan berhenti sebelum sesuatu itu terjadi. Tiada hari tanpa memikirkannya, day and night, setiap saat, never without it. dia tidak akan pernah menyerah, never give-up.
Ia akan melakukan yang terbaik. Setiap hari merupakan hari baru yang membawa kesempatan, bring an opportunity, opportunity to do the best. Saya percaya setiap orang pasti memiliki Passion yang berbeda-beda. Mulailah menggali Passion Anda dan hiduplah dengan semangat. 
Great People :
-          Janusian Thinking
Janusian Thinking adalah sebuah paradoxial thinking, berpikir dua hal yang sangat berbeda dan berlawanan, dan menerimanya menjadi satu hal yang utuh. Karena kita membutuhkan keduanya pada situasi dan keadaan yang berbeda.
-          Contrarian
Memilih jalur investasi yang berlawanan dengan arah investasi mainstream. Strateginya adalah dengan melawan arus dan memilih ceruk yang tidak banyak diambil orang, maka peluang keuntungannya bisa jauh lebih besar karena biasanya saham-sahamnya dijual murah.
-          Beautiful Enemy
Harus punya teman yang beda pendapat dengan kita tetapi kita tahu bahwa teman kita tersebut mepunyai tujuan yang baik atau mulia.
4 Alasan Sukses :
-          1) Keberuntungan
-          2) Sangat berbaat
-          3) Anda berbisnis pada industry yang sedang tumbuh pesat
-          4) Sedikit gila
4 Elemen Inovasi :
-          1) People
-          2) Value
-          3) Implementation
-          4) New idea








Kamis, 21 April 2016

kuliah tamu business practice 4 2



 
Kuliah tamu business practice 4
Retail banking dan fungsi perusahaan
Narasumber : mutia amanatalia tasya
Bank  adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote.Kata bank berasal dari bahasa Italia banca berarti tempat penukaran uang.
Menurut UU No 10 Tahun 1998 tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, dapat disimpulkan bahwa usaha perbankan meliputi tiga kegiatan, yaitu menghimpun dana,menyalurkan dana, dan memberikan jasa bank lainnya Kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana merupakan kegiatan pokok bank sedangkan memberikan jasa bank lainnya hanya kegiatan pendukung.Kegiatan menghimpun dana, berupa mengumpulkan dana dari masyarakat dalam bentuksimpanan giro, tabungan, dan deposito. Biasanya sambil diberikan balas jasa yang menarik seperti, dan hadiah sebagai rangsangan bagi masyarakat. Kegiatan menyalurkan dana, berupa pemberian pinjaman kepada masyarakat. Sedangkan jasa-jasa perbankan lainnya diberikan untuk mendukung kelancaran kegiatan utama tersebut. bank didirikan oleh Prof. Dr. Ali Afifuddin, SE. Inilah beberapa manfaat perbankan dalam kehidupan:
  1. Sebagai model investasi, yang berarti, transaksi derivatif dapat dijadikan sebagai salah satu model berinvestasi. Walaupun pada umumnya merupakan jenis investasi jangka pendek (yield enhancement).
  2. Sebagai cara lindung nilai, yang berarti, transaksi derivatif dapat berfungsi sebagai salah satu cara untuk menghilangkan risiko dengan jalan lindung nilai (hedging), atau disebut juga sebagai risk management.
  3. Informasi harga, yang berarti, transaksi derivatif dapat berfungsi sebagai sarana mencari atau memberikan informasi tentang harga barang komoditi tertentu dikemudian hari (price discovery).
  4. Fungsi spekulatif, yang berarti, transaksi derivatif dapat memberikan kesempatan spekulasi (untung-untungan) terhadap perubahan nilai pasar dari transaksi derivatif itu sendiri.
  5. Fungsi manajemen produksi berjalan dengan baik dan efisien, yang berarti, transaksi derivatif dapat memberikan gambaran kepada manajemen produksi sebuah produsen dalam menilai suatu permintaan dan kebutuhan pasar pada masa mendatang.
Terlepas dari fungsi-fungsi perbankan (bank) yang utama atau turunannya, maka yang perlu diperhatikan untuk dunia perbankan, ialah tujuan secara filosofis dari eksistensi bank di Indonesia. Hal ini sangat jelas tercermin dalam Pasal empat (4) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 yang menjelaskan, ”Perbankan Indonesia bertujuan menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak”. Meninjau lebih dalam terhadap kegiatan usaha bank, maka bank (perbankan) Indonesia dalam melakukan usahanya harus didasarkan atas asas demokrasi ekonomi yang menggunakan prinsip kehati-hatian.4 Hal ini, jelas tergambar, karena secara filosofis bank memiliki fungsi makro dan mikro terhadap proses pembangunan bangsa.
Fungsi bank
Sebagai lembaga keuangan,bank memiliki fungsi fungsi sebagai berikut:
Sebagai penghimpun dana dari masyarakat antara lain dalam bentuk:
1.tabungan biasa yang bisa diambil setiap saat
2.deposito(tabungan berjangka) yang hanya bisa diambil dalam jangka waktu tertentu
3. giro atau rekening koran, yaitu simpanan yang bisa diambil hanya dengan menggunakan cek atau bilyet giro 
Kegiatan menghimpun dana dari masyarakat disebut kredit pasif.

b. Sebagai penyalur dana kepada masyarakat dalam bentuk:

1) kredit produktif, yaitu pinjaman yang diberikan untuk tujuan produksi, seperti membuka usaha bengkel dan mendirikan perusahaan.

2) kredit konsumtif, yaitu pinjaman yang diberikan untuk tujuan konsumsi, seperti membeli perabot.

Dana yang disalurkan bank kepada masyarakat berasal dari tabungan atau simpanan masyarakat dan dari dana bank sendiri. Kegiatan bank menyalurkan dana kepada masyarakat disebut kredit aktif.
c. Sebagai perantara lalu lintas moneter

Dalam hal ini, bank memberikan jasa pelayanan di bidang keuangan, seperti: jasa pengiriman uang, melakukan inkaso dan diskonto.

Jenis Bank Menurut Kepemilikan
Menurut kepemilikannya bank dapat dikelompokkan sebagai berikut:

1) Bank milik Negara

Bank milik negara adalah bank yang modalnya berasal dari negara dan bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Contohnya antara lain BNI 1946, BRI (Bank Rakyat Indonesia), Bank Mandiri, dan BTN (Bank Tabungan Negara).

2) Bank milik Pemerintah Daerah

Bank milik pemerintah daerah adalah bank milik pemerintah daerah yang terdapat di setiap daerah. Contoh: Bank Jabar dan Bank DKI.

3) Bank milik Swasta

Bank milik swasta adalah bank yang modalnya berasal dari pihak swasta. Bank swasta hanya bisa didirikan setelah mendapat izin dari Menteri

Keuangan dan meminta pertimbangan-pertimbangan dari Bank Indonesia sebagai bank sentral. Contoh bank milik swasta antara lain Bank Mega, Bank Lippo dan BCA.

4) Bank Koperasi

Bank koperasi adalah bank yang modalnya berasal dari perkumpulan koperasi. Contoh: Bukopin (Bank Umum Koperasi Indonesia).

  5) Bank Syariah

Bank syariah adalah bank yang modalnya berasal dari pihak swasta dan didirikan atas dasar hukum agama Islam.

Berkaitan dengan bank, ada dua konsep dalam hukum agama Islam, yaitu: larangan penggunaan sistem bunga, karena bunga (riba) adalah haram hukumnya. Sebagai pengganti bunga digunakan sistem bagi hasil.

PRODUK-PRODUK PERBANKAN

Produk-produk perbankan adalah usaha bank dalam menghimpun dana dari masyarakat dan dari jasa-jasa lalu lintas pembayaran. Berikut ini produk-produk perbankan yang dikeluarkan oleh bank-bank pada umumnya.
a. Produk Kredit Pasif
Produk perbankan yang termasuk produk kredit pasif adalah tabungan giro, deposito berjangka dan deposit on call.
i. Tabungan (Saving deposit)
Tabungan adalah simpanan pada bank yang dapat ditarik sewaktu-waktu dengan menggunakan sarana yang ditentukan oleh setiap bank yang menerbitkan produk tersebut.
ii. Giro (demand deposito)
Giro atau biasa disebut rekening koran adalah simpanan pada bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap waktu dengan menggunakan cek, bilyet giro (surat perintah pembayaran), atau dengan cara pemindah bukuan.
iii. Deposito (time deposit)
Deposito adalah simpanan pada bank yang penarikkannya hanya dapat dilakukan sesudah jangka waktu tertentu, menurut perjanjian antara penyimpan dan bank.
iv. Deposit on call
Deposit on call adalah simpanan pada bank yang pengambilannya dapat dilakukan sewaktu-waktu, tetapi sebelum melakukan pengambilan, pihak penyimpan harus memberitahukan kapan akan melakukan pengambilan kepada bank.
b. Produk Kredit Aktif
Produk perbankan yang termasuk produk kredit aktif adalah kecil rekening koran, kredit aksep, dan kredit remburs.
i. Kredit rekening koran
Kredit rekening koran adalah kredit yang dapat diambil sesuai dengan kebutuhan piminjam (debitur) dengan jaminan surat berharga, barang yang tersedia dalam gudang peminjaman, serta penyerahan barang-barang bergerak atau tidak bergerak.
ii. Kredit aksep
Kredit aksep adalah pinjaman yang diberikan dengan cara mengeluarkan wesel serta dapat diperdagangkan oleh pemegangnya.
iii. Kredit remburs (letter of kredit)
Kredit remburs adalah pembayaran atas barang-barang yang diimpor dari luar negari. Pembayaran atas impor barang untuk sementara dilakukan oleh bank. Setelah importir mendapat hasil, ia harus membayar pada bank sesuai perjanjian semula.
Sebenarnya masih banyak lagi produk produk bank seprti ATM,asuransi dan lain-lain. tetapi semakin berkembangnya suatu bank,maka banyak pula produk produk yang dihasilkan oleh bank tersebut.
Prinsip-prinsip dalam perkreditan
Untuk mencapai portofolio perkreditan yang sehat bank harus mempunyai keyakinan bahwa calon debitur mampu mengembalikan kredit beserta bunga dan kewajiban lain sesuai kesepakatan. Untuk itu bank melakukan proses penilaian atas karakter/watak, kemampuan, prospek usaha calon debitur, agunan yang diserahkan dalam meminimasi risiko yang mungkin timbul, sehingga kredit yang diberikan tepat sasaran dan menguntungkan atau kredit yang sehat dan collectible.
Dalam melakukan penilaian perbankan berpedoman pada suatu prinsip klasik yang dikenal dengan istilah “5 C Principles” yaitu:
  • Character
Karakter yang menyangkut data pribadi pengusaha, kemauan, itikad baik dan tanggung jawab moral calon debitur dalam upaya pembayaran kembali pinjamannya. Penilaian karakter calon debitur mancakup kejujuran dan kepercayaan dalam menjalankan bisnis, kelancaran pembayaran hutang dagang selama ini, hubungan dagang dengan para pemasok serta lamanya hubungan dengan bank pemberi fasilitas kredit. Bagi bank, pemahaman atas reputasi dan karakter calon debitur merupakan hal utama.
  • Capacity
Parameter utama dari asas capacity ini adalah kemampuan calon debitur dalam mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki, kemampuan menciptakan sumber dana dan kemampuan dalam meningkatkan pendapatan untuk memenuhi kewajibannya sesuai perjanjian. Kemampuan membayar dalam konteks ini meliputi pengalaman dan prestasi bisnis calon debitur, kualifikasi manajemen, jumlah hasil penjualan yang dicapai setiap periode tertentu, serta posisi produk dalam persaingan pasar.
  • Capital
Analisis modal ditunjukkan untuk menilai kondisi harta perusahan, jumlah modal yang ditanamkan oleh calon debitur dalam perusahaa. Kecukupan modal mempunyai andil yang besar untuk menjamin kelangsungan perusahaan. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang kondisi harta perusahaan, analisis kredit harus memeriksa keadaan fisik fasilitas yang ada, meninjau cara perawatan fasilitas produksi, dan meneliti sumber dana serta menilai karyawan yang membidangi produksi tersebut.
  • Collateral
Penilaian faktor jaminan bertujuan untuk back-up dan menjamin terhadap resiko wanprestasi dari calon debitur dalam pelunasan kredit. Jadi manfaat dari collateral adalah alat pengaman jika debitur tidak melunasi pinjamannya, sehingga bank dapat mengambil alih atau mencairkannya untuk melunasi pinjaman tersebut.
  • Condition
Analisis kondisi ekonomi merupakan analisis atas faktor eksternal yang mempengaruhi perusahaan calon debitur. Analisis atas situasi dan kondisi persaingan bisnis, politik, sosial, ekonomi dan lainnya yang mempunyai pengaruh pada suatu saat yang mungkin mempengaruhi kelancaran usaha.

Jumat, 08 April 2016

kuliah tamu business pactice 4



STMIK-STIE ASIA MALANG

 
KULIAH TAMU BUSINESS PRACTICE IV
NARASUMBER : Dr. David Sukardi Kodrat., MM., CPM

MANUFAKTUR
  Perusahaan Manufaktur adalah perusahaan yang mengubah barang mentah menjadi produk jadi melalui proses produksi kemudian dijual kepada pelanggan.

Karakteristik Industri Manufaktur
1. Ada proses pengolahan bahan baku (row material,
    barang dalam proses) menjadi produk
    KSF: Pemilihan bahan, manajemen kualitas, EPE
2. Setiap work station akan mengkonsumsi biaya
    KSF: Mengerjakan aktivitas yang bernilai tambah
3. Revenue ditentukan oleh “Keunggulan kompetitif”
    perusahaan dalam menghasilkan produk
    KSF: Kapasitas dan jumlah produk yang diproduksi


RETAIL
  Perusahaan Retail  adalah perusahaan yang usaha utamanya membeli barang dan dijual kembali kepada pihak lain melalui transaksi yang bertujuan untuk mendapatkan laba .

Karakteristik Industri Retail 
1. Perusahaan membeli barang untuk dijual kembali
    KSF: Delivery In Full On Time Error Free (DIFOTEF) -> Persediaan
2. Kesuksesan perusahaan ditentukan oleh distribusi
    KSF: Coverage, Spreading, dan Penetrasi (CSP); Display, Biz
     Inteligen
3. Revenue ditentukan oleh “saluran distribusi”
    yang digunakan perusahaan
    KSF: Struktur, Sistem, dan Strateg distribusii


JASA
  Perusahaan jasa adalah perusahaan yang kegiatannya menjual atau memberi jasa kepada pihak lain atau masyarakat. Contohnya: bank, asuransi, transportasi, kantor akuntan, bengkel, salon, dan tsebagainya.
Karakteristik Perusahaan:

 
Perspektif Laba
1. Perusahaan jasa (sevice business), yaitu perusahaan yang
    mendapat laba, dengan menjual jasa dari sumber daya yang
    dimiliki.

2. Perusahaan dagang (trading business), yaitu perusahaan
    yang mendapat laba, dengan membeli dulu barang (dagang),
    kemudian menjualnya kembali (tanpa mengubah bentuk)
    dengan harga yang lebih tinggi.

3. Perusahaan industri (manufacturing business), yaitu
    perusahaan yang mendapat laba, dengan membeli barang
    (bahan mentah), kemudian mengolah dengan mengeluarkan
    biaya, dan setelah menjadi barang jadi dijual dengan harga
    yang lebih tinggi